Upcoming Agenda

Sorry, no events to display
FISIP UI Pelopori Pemisahan Sampah
Written by Eko Junaedy   
Monday, 11 September 2006
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia mempelopori penyediaan tempat sampah yang dipisah berdasarkan kategori. Sejak tiga bulan lalu, FISIP UI menyediakan lima tempat sampah yang dibedakan, yaitu organik, plastik dan kaca, dan kertas.

Menurut Kepala Humas FISIP UI, Devie Rahmawati kepada Kompas Selasa (12/9) sore, FISIP berencana menambah tempat sampah serupa hingga menjadi 15 unit, tersebar di seluruh sudut kampus FISIP UI. Dari 12 fakultas di UI, FISIP adalah fakultas pertama yang menyediakan tempat sampah dengan pemisahan kategori.

Menjadikan fakultas yang berwawasan lingkungan ini merupakan ide Dekan FISIP Dr Gumilar Rusliwa Somantri, yang mengacu pengalaman ketika melanjutkan pendidikan S3 di Jerman.

"Ini menjadi wujud dari corporate sosial responsibility (CSR) bagi masyarakat sekitar," kata Devie.

Sampah-sampah organik ini akan diolah menjadi kompos, sedangkan sampah plastik akan didaur ulang. "FISIP akan mengembangkan teknologi pengolahan sampah organik menjadi kompos. Masyarakat sekitar UI akan bisa nimbrung, memanfaatkan teknologi ini," katanya.

UI tidak menjual kompos itu, tapi akan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar UI. "FISIP akan menggandeng swasta untuk membantu menyediakan peralatan pengolahan sampah tersebut," kata Devie lagi.

Sumber : Kompas

Related News

  1. 10 Titik Sampah di Jakarta Utara Dibersihkan
  2. 2007, Timbunan Sampah Jakarta Maksimal 6.000 Ton/Hari
  3. 45 Ton Sampah dalam Sehari di Pekan Raya Jakarta
  4. 50 Juta Ton Per Thn, Sampah Elektronik Masuk PBB
  5. Akhirnya kita punya undang-undang pengelolaan sampah