| Valerina Daniel: Hidup adalah Sekolah |
| Written by Eko Junaedy | |
| Thursday, 27 April 2006 | |
"Hidup adalah sekolah." Begitulah kata runner up Putri Indonesia 2005, Valerina Daniel. Valerina begitu yakin bahwa apa yang dilakoninya selama ini menyimpan bentangan ilmu yang tak pernah habis untuk digali.
Inilah yang kemudian memantapkan mantan None Jakarta itu, untuk selalu mencoba pada hal-hal yang baru. Lihat saja, kepindahannya dari Metro TV ke antv membuatnya merasa tertantang. Maklum lah, ia kini tak hanya bertindak sebagai anchor tapi juga memegang jabatan baru sebagai asisten produser. "Nama acaranya Topik Malam. Dalam program ini akan digabungkan dengan OM Farhan," kata Valerina Daniel saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (27/4). Sebentar, OM Farhan, yang dimaksud Valerina bukanlah panggilannya untuk Farhan, tapi kepanjangan dari Obrolan Malam bersama Farhan. Ya, acara ini memang akan hadir pula host kondang Farhan, yang sebelumnya dikenal menggawangi acara Lepas Malam (Trans TV). Program yang ditayangkan Senin hingga Kamis pukul 22.30 WIB ini, disebut-sebut sebagai salah satu program yang paling diunggulkan. Sadar akan keterbatasan pengalaman, Valerina mengaku tak malu untuk belajar dari Farhan. "Untuk urusan ini, saya banyak belajar dari dia (Farhan). Dia lebih jago improvisasi," akunya. Valerina boleh jadi adalah perempuan yang tek pernah kehabisan energi. Ya, seabreg kegiatan kerap dilakoninya. Selain masih disibukan dengan kegiatannya sebagai runner up Putri Indonesia, perempuan jangkung ini juga kini aktif berkecimpung dalam kampanye lingkungan hidup. Maklum saja, September tahun lalu ia didaulat sebagai Putri Puspa & Lingkungan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). "Minggu lalu saya baru pulang dari Ternate dan beberapa waktu sebelumnya, saya sempat ke kawasan Gunung Merapi untuk melakukan penanaman pohon di sana. Malah pohonya dikasih nama pohon Valerina Daniel," ungkapnya. Sumber : Kompas Related News |

"Hidup adalah sekolah." Begitulah kata runner up Putri Indonesia 2005, Valerina Daniel. Valerina begitu yakin bahwa apa yang dilakoninya selama ini menyimpan bentangan ilmu yang tak pernah habis untuk digali.