Upcoming Agenda

Sorry, no events to display
Warga Nongsa Pantai Timbun Limbah B3
Written by Eko Junaedy   
Tuesday, 16 January 2007
Sekitar sepuluh dari 30 pemilik kedai Pantai Nongsa menimbun limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) kiriman yang terbungkus karung plastik di bibir pantai.

"Daripada pecah di laut jadi cemar, lebih baik kita timbun," kata Ketua RT02/06 Kelurahan Sanbau, Nongsa Abas Syofian kepada ANTARA di Batam, Rabu.

Sementara itu Kasatpolrair Poltabes Batam, Rempang Galang, AKP Marsigit Kurniawan sampai Rabu malam masih menyelidiki sumber limbah B3 yang ditimbun di pantai oleh warga.

Abas mengatakan limbah berupa minyak hitam bercampur oli tersebut dibawa gelombang air pasang 27 Desember 2006.

Menurut pemilik Widya Kafe itu, ia dibantu warga sekitar menimbun sekitar sepuluh karung limbah di halaman rumah makannya yang menghadap ke laut.

Ia mengatakan penimbunan puluhan karung plastik itu di tepi pantai agar tidak mengganggu pemandangan wisatawan domestik yang sering berkunjung ke pantai berpanorama Singapura dan Malaysia itu.

"Kalau kita di Nongsa, (kedatangan limbah) itu sudah tak aneh lagi. Setiap tahun ada," katanya.

Abas pun mengambil manfaat dengan menumpuk limbah itu ke pantainya sebagai penghambat air pasang masuk ke pantai pada waktu orang ramai merayakan pergantia tahun 2006 ke 2007.

Menurut dia, meski bertahun-tahun mendapatkan "kado" limbah dari laut, ia tidak merasa keberatan hingga perlu melapor ke pemerintah kota.

"Selama tak berbahaya dan tak mempengaruhi nelayan, tak apa," katanya.


Bakar

Ia mengatakan, jika jumlah karung itu terlalu banyak, maka akan dibakar.

"Dibakar saja, tidak apa-apa kok," katanya.

Menurut Abas, jika dibiarkan tertimbun, lama kelamaan minyak kental itu akan menyusut.

"Makin lama, dia makin sedikit dan membatu," katanya.

Jika sudah membatu, maka minyak hitam pekat itu akan seperti tanah biasa, kata Abas.

Sumber : Antara

Related News

  1. Batam Tempat Pembuangan Limbah Internasional
  2. Bisnis Sampah Sangat Terhormat
  3. Daur Ulang Ban Mobil Bekas, Untuk Pembangkit Listrik
  4. Kayu dari Limbah Kertas
  5. Kreatif dengan sampah