Upcoming Agenda

Sorry, no events to display
Sampah Sisa Banjir Di Jakarta 32.000 Ton
Written by Eko Junaedy   
Wednesday, 07 March 2007

Dinas Kebersihan DKI Jakarta memperkirakan sampah pasca banjir yang telah dibersihkan selama 23 hari sejak awal Februari hingga akhir Februari 2007 mencapai 32.000 ton.

Dihubungi di Jakarta, Selasa, Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Eko Bharuna memaparkan saat ini proses pembersihan sampah pasca banjir telah selesai.

"Saat ini sudah selesai.  Masa pembersihan sampah pasca banjir selesai pada Minggu (4/3) pekan lalu, termasuk daerah yang sulit dibersihkan yaitu Jakarta Selatan dan Jakarta Timur sudah selesai," katanya.

Eko mengakui memang masih ada sampah yang berada di bantaran sungai di beberapa wilayah seperti Jakarta Timur namun untuk pembersihannya masuk ke dalam pemeliharaan rutin.

"Sampah pasca banjir yang dikelola langsung oleh Dinas dan Suku Dinas Kebersihan DKI di lima wilayah mencapai 59.227 meter kubik.  Sedangkan yang ditangani oleh kendaraan yang kita sewa sebanyak 45.000 meter kubik," papar Eko.

Sementara itu pembersihan sampah yang dibantu oleh alat berat dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mencapai 27.490 meter kubik.

"Total sampah yang sudah diangkut selama pembersihan pasca banjir tersebut mencapai 131.717 meter kubik atau setara dengan 32.000 ton. Bila kemarin kita memerlukan waktu 23 hari pembersihan maka sampah rat-rata per hari mencapai 1.432 ton," tuturnya.

Ketika disinggung apakah dengan selesainya pembersihan sampah pasca banjir maka zona Kepala Burung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang akan ditutup, Eko menyatakan zona itu akan tetap digunakan.

"Kita akan terus gunakan sampai memenuhi syarat untuk ditutup, tentunya dengan ukuran sampah yang sudah ditetapkan.  

Setidaknya bisa sampai dua hingga tiga bulan yang akan datang," tegasnya.

Sebelumnya satu lokasi penampungan baru di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang dibuka khusus untuk tempat pembungan sampah sisa banjir dari Jakarta menyusul dimulainya tahap rehabilitasi ibukota pasca banjir.

Hal itu dilakukan untuk menampung sampah sisa banjir di Jakarta telah dibuka satu titik pembuangan sampah baru di lokasi tersebut yang mampu menampung 500 ton hingga 1.000 ton sampah per hari.

"Dari dua titik yang sudah ada, kita buka lagi satu titik dengan luas lahan 2,1 hektar dan diberi nama zona Kepala Burung," katanya .

Pemprov menyiapkan 130 truk sampah, 70 mobil pemadam kebakaran sementara Dinas Pekerjaan Umum menyiapkan 10 alat berat dan 50 truk bantuan untuk mengangkut sampah.

Sementara terdapat 200 truk sampah pinjaman dari pihak swasta yang juga digunakan untuk mengangkut sampah sisa banjir.

Sedangkan Kadin membantu dengan meminjamkan 327 alat berat berbagai jenis.

Sumber : Antara 


Related News

  1. 10 Titik Sampah di Jakarta Utara Dibersihkan
  2. 2007, Timbunan Sampah Jakarta Maksimal 6.000 Ton/Hari
  3. 45 Ton Sampah dalam Sehari di Pekan Raya Jakarta
  4. 50 Juta Ton Per Thn, Sampah Elektronik Masuk PBB
  5. Akhirnya kita punya undang-undang pengelolaan sampah