Upcoming Agenda

Sorry, no events to display
Kunjungan ke Lokasi Sampah
Written by Budi Susilorini   
Friday, 09 January 2004
Yayasan DANA MITRA LINGKUNGAN (DML) melakukan kunjungan bersama 10 (sepuluh) anak dengan karangan terbaik pada Lomba Mengarang tentang Sampah ke TPA Bantargebang, Pusat Penelitian Sampah BPPT dan Kampung Banjarsari pada hari Sabtu, 13 Desember 2003.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperlihatkan kondisi sampah Jakarta dan memperkenalkan usaha yang telah dilakukan warga untuk mengurangi timbunan sampah. Diharapkan kunjungan ini dapat memupuk rasa peduli dan cinta pada lingkungan dalam diri anak-anak tersebut sehingga bila beranjak dewasa, setiap tindakan dan pemikiran mereka akan selalu berwawasan lingkungan.

Selama kunjungan Ibu Sri Bebassari (Asisten Direktur Pusat Pengkajian Penerapan Teknologi Lingkungan - BPPT) setia mendampingi rombongan dan memberikan banyak informasi mengenai sampah. Setibanya di TPA Bantargebang, informasi mengenai sampah dan pengelolaannya dijelaskan oleh Bapak Amir Sagala dan Bapak Junjunan. Rombongan diajak berkeliling TPA Bantargebang yang luasnya 108 hektar dan dibagai dalam 5 (lima) zona. Rombongan juga sempat melihat penghijauan yang dilakukan di Zona 4 serta Instalasi Pengolahan Air Sampah (IPAS) yang airnya coklat kehitaman dan berbau sangat tajam.

Selanjutnya rombongan mengunjungi Pusat Penelitian Sampah BPPT di Rawasari dan melihat pembuatan kompos dari sampah domestik. Kunjungan diakhiri dengan bertamu ke Kampung Banjarsari untuk melihat usaha-usaha yang dimotori oleh Ibu Harini Bambang untuk mengolah dan mengurangi timbunan sampah domestik. Di sana rombongan mendapatkan kesempatan ngobrol dengan Bapak Nabiel Makarim (Menteri Negara Lingkungan Hidup) mengenai permasalahan lingkungan di Jakarta. Selanjutnya rombongan menerima penjelasan mengenai pengelolaan sampah dari Ibu Nuning (UNESCO) dan berkesempatan untuk berkeliling perkampungan Banjarsari yang asri.


Informasi Tambahan

Yayasan DANA MITRA LINGKUNGAN (DML) adalah sebuah organisasi non pemerintah dengan fokus kegiatan pada masalah pencemaran lingkungan dan saat ini sedang gencar melaksanakan pendidikan lingkungan untuk anak-anak.

Kesepuluh anak yang ikut dalam kunjungan DML ini adalah mereka yang karangannya terpilih sebagai yang terbaik dalam Lomba Mengarang tentang Sampah yang DML selenggarakan dalam rangka peringkatan ulang tahun ke-20.

Sampah diangkat sebagai tema utama karena sampah merupakan suatu permasalahan yang terjadi hampir di setiap kota besar di Indonesia dan dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Selama manusia itu hidup, dia akan menghasilkan sampah. Tahukah Anda? Setiap manusia menghasilkan kurang lebih 2,69 lt sampah per hari. Bila penduduk Jakarta ada 10 juta jiwa berarti setiap hari dihasilkan sampah sebesar 26.900 m3 dan 58%nya berasal dari rumah kita. Sampah yang dibiarkan menumpuk akan mendatangkan banyak masalah dan hingga saat ini belum ada penyelesaian terbaik untuk masalah tersebut. Oleh karena itu, masalah sampah menjadi tanggung-jawab kita bersama dan sudah seharusnya anak-anak diajak untuk ikut mengatasi masalah sampah sesuai dengan usia dan kemampuannya.

Pengelolaan sampah di TPA Bantargebang : sampah yang datang kemudian ditimbang à dibuang ke lahan yang telah ditentukan à dipadatkan hingga ketinggian tertentu dan diurug dengan tanah.