Upcoming Agenda

Sorry, no events to display
Sampah dan Alternatif Pengelolaannya
Written by Budi Susilorini   
Monday, 10 May 2004
Bagi DKI Jakarta masalah sampah sudah merupakan bencana besar dan perlu penanganan yang lebih serius. Bila kita menggunakan laju produksi sampah di DKI Jakarta hasil penelitian JICA sebesar 2,69 liter/orang/hari dengan penduduk Jakarta sekitar 12 juta jiwa (2003), maka sampah yang dihasilkan adalah 32,28 juta liter sampah/hari atau ekuivalen dengan 8.070 ton sampah/hari. Kondisi dengan banyaknya sampah yang dihasilkan tersebut diperkeruh dengan pencarian kambing hitam bila ada sampah yang teronggok di lingkungan sekitar kita. Seringkali warga menyalahkan petugas kebersihan sedangkan petugas kebersihan merasa sudah melakukan tugasnya dengan maksimal. Bila dibiarkan berlarut-larut kondisi ini tidak akan menyelesaikan masalah sampah sehingga harus dicermati satu persatu penyebab dari permasalahan tersebut baik dari sisi masyarakat maupun Dinas Kebersihan.

Perlu disadari bahwa setiap individu mempunyai andil dalam hal ini, karena kita/masyarakat Jakarta merupakan produsen sampah di Jakarta. Sebagai konsekuensinya, masalah sampah merupakan tanggung-jawab kita bersama yang harus dicari solusinya secara bersama-sama pula.
Melalui diskusi bertema "Sampah & Alternatif Pengelolaannya" ini diharapkan terjadi komunikasi yang baik antara Dinas Kebersihan dengan warga agar tercipta pola kerja-sama yang baik dan saling mendukung sehingga masalah sampah kota di Jakarta ini dapat diatasi bersama. Pelibatan Bapak Sarwono Kusumaatmadja dalam diskusi ini selain ingin mendengarkan pendapat beliau sebagai mantan Menteri Lingkungan Hidup juga untuk memberikan masukan dalam melaksanakan tugas sebagai calon terpilih DPD DKI Jakarta sehingga dapat memasukkan masalah sampah Jakarta ini ke dalam agenda kerja beliau.

Perpanjangan TPA Bantar Gebang sampai dengan Desember 2004 menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi warga Jakarta bila tidak mau dan mampu mengurangi laju produksi sampah. Tanpa alternatif pengelolaan yang tepat, mau dikemanakan sampah kita? Berapa Bantar Gebang lagi yang dibutuhkan? Di lain pihak, sejalan dengan bertambahnya penduduk, maka otomatis laju produksi sampah per hari juga akan meningkat padahal lahan untuk pembuangan sampah semakin sulit. (BS)

Informasi Tambahan
Diskusi bertema "Sampah dan Alernatif Pengelolaannya" merupakan rangkaian diskusi rutin yang direncanakan digelar oleh Yayasan DANA MITRA LINGKUNGAN setiap 4 (empat) bulan sekali.

Nara Sumber
1. Bapak Sarwono Kusumatmadja - Calon terpilih DPD DKI Jakarta
2. Bapak Amir Sagala - Kepala UPT TPA Dinas Kebersihan Propinsi DKI Jakarta
3. Ibu Endang Setyaningrum - warga Jakarta
4. Ibu Ratih SA. Loekito - Direktur Eksekutif Yayasan Dana Mitra Lingkungan