| Emil Salim Terima Blue Planet Prize |
| Written by Eko Junaedy | |
| Tuesday, 27 June 2006 | |
|
Prof Dr Emil Salim, mantan Menteri Lingkungan Hidup Indonesia mendapat penghargaan Blue Planet Prize ke-15 yang dibuat Yayasan Asahi Glass. Orang Indonesia pertama, orang Asia ketiga, di luar Jepang yang menerima penghargaan tahunan dari yayasan bersangkutan.
Selain trofi Blue Planet, Emil juga berhak mendapat uang tunai 50 juta Yen, setara dengan Rp 4 miliar. Emil dipilih menjadi pemenang Blue Planet karena konsep sustainable development yang dibawanya berhasil menggema sampai ke dunia internasional termasuk ke badan dunia PBB. Sedangkan pemenang lainnya, Dr Akira Miyawaki dari Jepang, karena teori rekonstruksi hutan yang berkonsep Potensi Vegetasi Alam. Teorinya dibuktikan selama kira-kira 20 tahun dan meneliti pada lebih dari 1.500 lokasi di Jepang dan luar Jepang. Pada intinya, konsep Miyawaki menekankan bahwa penghijauan suatu lokasi dengan berbagai pohon atau tanaman, akan sangat baik dilakukan apabila menanami lokasi gundul itu dengan pohon atau tanaman yang ada di sekitarnya, dan bukan dengan mengambil serta menanam pohon atau tanaman dari lokasi yang jauh berbeda. "Saya akan membuat sekolah alam, sekolah yang terkait dengan soal lingkungan hidup dari uang hadiah itu, kalau memang hadiah uang tunai 4 miliar rupiah itu saya peroleh," katanya kepada pembantu Kompas, Richard Susilo, di Tokyo, Minggu (25/6). seolah tidak percaya kalau dirinya berhasil mendapatkan hadiah tersebut bersama Dr Akira Miyawaki dari Jepang. Penghargaan dibuat setiap tahun dan hanya ada dua orang atau dua pihak yang mendapatkan hadiah tersebut. Kali ini, dari 1.000 calon berasal dari Jepang, dan 1.300 calon dari luar Jepang yang dinilai, tersaring 106 kandidat, calon penerima, dari 25 negara. Dari jumlah itu hanya 19 orang atau 18 persen dari negara berkembang termasuk Emil Salim di dalamnya. Dua komisi menilai 106 kandidat. Awalnya dinilai oleh Komisi Seleksi, lalu pada akhirnya diteliti lagi oleh Komisi Presentasi, dan hasilnya diserahkan ke Dewan Direksi Yayasan Asahi Glass diketuai Hiromichi Seya, selaku Penasihat Senior perusahaan Asahi Glass Co Ltd. "Kami sangat senang ada orang Indonesia yang akhirnya berhasil menjadi pemenang hadiah Blue Planet ini, dan Emil Salim kelihatannya dengan usaha kerasnya mempromosikan lingkungan hidup dunia khususnya lewat badan PBB, memang sangat pantas menerima penghargaan ini," kata Seya, usai jumpa pers di Tokyo.
Miyawaki menemukan, dari lahan yang semula gundul, ditanami pohon yang ada di sekitarnya, akhirnya lokasi itu menjadi asri, rindang kembali. Sumber: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0606/27/humaniora/2766085.htm |
