Dokumen

Analisis Cepat: Strategi Pangan Lokal Partisipatif dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Konsumsi beras yang tinggi di Indonesia (mencapai 94,4 Kg/Kap/Tahun) berbanding kontras dengan konsumsi sumber karbohidrat lainnya. Di sisi lain, terjadi penurunan signifikan produksi beras pada tahun 2023 akibat El Nino yang membuat ketahanan pangan nasional semakin rentan. Distribusi beras yang terpusat pada beberapa provinsi mengakibatkan ketersediaan beras di daerah defisit harus dipenuhi dari luar, menimbulkan biaya distribusi tinggi dan lonjakan harga beras yang ekstrem. Dalam menghadapi wacana pangan alternatif pengganti beras, pangan lokal yang dikembangkan secara partisipatif dianggap mampu memperkuat ketahanan pangan daerah rentan. Untuk mendukung hal ini, perlu adanya kerangka regulasi yang komprehensif di tingkat pusat dan daerah, serta peningkatan kapasitas pemangku kepentingan seperti masyarakat petani, pemerintah desa, dan pelaku usaha. Selain itu, dukungan afirmatif diperlukan dalam bentuk integrasi program pengembangan komoditas pangan lokal dalam proses pertanian, serta kebijakan penggunaan produk pangan lokal minimum dalam paket-paket bantuan sosial. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan produksi dan konsumsi pangan lokal, sehingga masyarakat di daerah rentan pangan dapat lebih mandiri dan terlindungi dari gangguan eksternal.

Sumber:

https://www.researchgate.net/publication/381846730_Analisis_Cepat_Strategi_Pangan_Lokal_Partisipatif_dalam_Mendukung_Ketahanan_Pangan_Nasional

Konten Terkait

Back to top button