Berita

Aurelia Villi Christy: Dari Jerami Jagung Menuju Mimpi Besar Pertanian Berkelanjutan

Aurelia Villi Christy, mahasiswa Program Studi Rekayasa Pertanian angkatan 2021 dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati-Program Rekayasa (SITH-R), Institut Teknologi Bandung (ITB), terpilih sebagai salah satu dari 12 finalis dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat ITB 2024. Ajang bergengsi ini, yang dikelola oleh Direktorat Kemahasiswaan ITB, merupakan platform tahunan untuk mengapresiasi dan mengakui mahasiswa berprestasi di berbagai bidang.

Villi, demikian dia akrab disapa, dikenal sebagai mahasiswa yang aktif baik di bidang akademik maupun nonakademik. Dia telah mengikuti berbagai kompetisi, termasuk lomba karya tulis ilmiah, business case competition, dan menjadi salah satu finalis dalam kompetisi yang diadakan oleh Nutrifood. Atas keaktifannya tersebut, dia direkomendasikan oleh asisten akademik Program Studi Rekayasa Pertanian untuk mengikuti ajang pemilihan ini.

Dalam persiapannya, Villi sering berdiskusi dengan dosen pembimbing, ketua prodi, dan asisten akademik untuk menyempurnakan gagasannya. Dia juga mengasah kemampuan presentasi dan komunikasi dalam bahasa Inggris agar dapat menyampaikan ide-idenya dengan optimal dan penuh percaya diri.

Gagasan yang dibawakan Villi berjudul “Inovasi Bahan Poliuretan Berbasis Campuran Jerami Jagung dan Tepung dengan Penambahan DMPP sebagai Pelapis Pupuk Urea Granulasi dengan Efek Pelepasan Terkendali untuk Pertanian Berkelanjutan”. Melalui inovasi ini, Villi berharap dapat merepresentasikan Program Studi Rekayasa Pertanian di tingkat ITB dan bahkan pada skala yang lebih luas.

“Akhirnya aku bisa menceritakan jurusanku ke kancah ITB. Puji Tuhan, tahun ini aku diberikan kesempatan untuk merepresentasikan Prodi Rekayasa Pertanian dan SITH-R. Aku sendiri juga punya banyak impian terkait pertanian di Indonesia. I am able to share my ideas to them and making them realize about it membuat aku bangga dengan keilmuanku,” kata Villi dengan penuh semangat.

Mengikuti rangkaian kompetisi ini memberikan banyak ilmu dan pengalaman berharga bagi Villi. Dia berharap dapat mengimplementasikan berbagai gagasannya serta mengenalkan Rekayasa Pertanian ke masyarakat yang lebih luas. “Harapannya adalah to create an impact and to raise awareness to the society about Agricultural Engineering. Semoga bisa ada kolaborasi juga dengan banyak pihak dalam membangun suatu program,” ujarnya.

Prestasi Villi tidak hanya mengharumkan nama dirinya sendiri, tetapi juga Program Studi Rekayasa Pertanian dan SITH-R ITB. Keberhasilannya menjadi finalis dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat ITB 2024 menunjukkan bahwa mahasiswa ITB terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Konten Terkait

Back to top button