Artikel

Energi Baru Terbarukan di Desa

Para pemimpin yang terpilih dalam Pemilu 2024 pantas mendapatkan selamat. Di hadapan tantangan ekonomi yang ada, dengan sekitar 110 juta penduduk Indonesia masih hidup dalam kemiskinan menurut standar Bank Dunia, diperlukan strategi yang kokoh untuk memanfaatkan bonus demografi Indonesia, yang dimulai pada tahun 2020 dan berlangsung hingga 2035. Studi dari McKinsey dan Goldman Sachs menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi ekonomi terbesar ke-7 di dunia pada tahun 2030, dan bahkan meraih peringkat ke-4 pada tahun 2050.

Salah satu strategi utama yang bisa ditempuh adalah desentralisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang berprinsip keadilan. Meskipun Indonesia memiliki potensi besar dalam hal EBT, terutama di luar Jawa, Madura, dan Bali, namun biaya investasi infrastruktur yang tinggi dan ketergantungan pada teknologi impor menjadi kendala utama. Kurangnya inovasi dalam negeri juga menjadi hambatan serius dalam mengatasi middle-income trap yang menghambat kemajuan ekonomi.

Untuk mengatasi tantangan ini, fokus harus diberikan pada desentralisasi energi dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Desentralisasi energi akan memastikan akses yang lebih luas dan adil terhadap listrik, sementara pembangunan ekonomi berkelanjutan akan mengoptimalkan potensi EBT di setiap daerah. Peran aktif masyarakat dalam perencanaan, implementasi, dan pemeliharaan infrastruktur EBT sangatlah penting untuk kesuksesan program ini.

Penerapan teknologi lokal dalam pengembangan EBT juga menjadi kunci. Teknologi lokal dapat membantu menurunkan biaya investasi, meningkatkan kualitas SDM lokal, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah. Selain itu, pembukaan lapangan kerja hijau di daerah dapat membantu menarik SDM terampil dari kota dan mengurangi arus urbanisasi.

Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, lembaga swadaya masyarakat, dan komunitas lokal menjadi esensial dalam menjalankan strategi ini. Komitmen bersama untuk menyelaraskan kebijakan-kebijakan yang mendukung implementasi energi terbarukan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di daerah sangatlah penting.

Dengan upaya bersama dan fokus pada pembangunan ekonomi hijau yang berkeadilan, Indonesia memiliki kesempatan besar untuk keluar dari middle-income trap dan menjadi negara maju yang makmur, adil, dan sejahtera bagi semua warganya.

sumber :

https://lestari.kompas.com/read/2024/05/07/103404686/desentralisasi-energi-baru-terbarukan-di-desa?page=all#page2

Konten Terkait

Back to top button