Kegiatan DML

First Earth Run

Obor Persahabatan Dunia (OPD) memulai perjalanan dari Markas Besar PBB di New York pada 16 September 1986. Apinya ‘dibuat’ dalam suatu upacara suku penduduk asli Amerika. Selama 86 hari, 57 negara terlibat dalam estafet global ini. Lima belas pelari dari daerah geo-politik utama di dunia membawa obor, disaksikan dan diikuti jutaan orang. “The idea basically is taking care of your piece of the planet. If we each take care of our piece, the piece that we live on, we begin to get the planet to work better,” kata David Gershon, inisiator OPD. OPD tiba kembali di New York pada 11 Desember 1986, tepat pada ulang tahun ke-40 Dana Darurat Kanak-Kanak PBB (UNICEF).

OPD diterima Presiden Soeharto di Istana Merdeka pada 19 November 1986, kemudian dibawa lari selama 6 hari ke Denpasar. Sekitar 10 juta orang menyambutnya dalam perjalanan 1.440 km, rute darat terpanjang di suatu negara yang dilewati OPD. Bersamaan tibanya OPD di Jakarta, diserahkan Medali Perdamaian kepada 14 LSM (dari 106 nominasi) yang dinilai berhasil memecahkan masalah lingkungan, dan menonjol proses kerjasama, kemandirian, kegotongroyongan, dan keswadayaannya.

Sesuai tujuannya, OPD menggalang kerjasama berbagai pihak (Pemerintah, LSM, artis dan seniman, media massa, dunia usaha). Mereka semua aktif dalam kapasitas masing-masing membangkitkan semangat persahabatan sedunia. DML meminjamkan modal kerja Rp.15 juta untuk penyelenggaraan First Earth Run di Indonesia. Kemudian terkumpul sumbangan masyarakat karena memperoleh kesempatan berlari membawa (atau mengikuti) obor, maupun sumbangan berbagai perusahaan untuk mempromosikan produk masing-masing. Sisa dana OPD diserahkan kepada UNICEF (Rp.45 juta) dan kepada DML (Rp.23 juta).

Konten Terkait

Baca juga
Close
Back to top button