Bulletin

KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN

Edisi ketiga BUTARU tahun 2020 menyoroti isu penting tentang ketahanan pangan berkelanjutan. Pangan tidak hanya sekadar kebutuhan dasar, tetapi juga merupakan hak asasi manusia yang fundamental. Pasal yang menggariskan hak tersebut mengindikasikan pentingnya keberadaan sistem pangan yang dapat memenuhi kebutuhan makanan bagi setiap individu tanpa diskriminasi. Ketahanan pangan yang berkelanjutan menuntut adanya upaya kolaboratif dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga internasional, hingga masyarakat sipil, untuk memastikan akses yang adil dan merata terhadap pangan. Hal ini tidak hanya mencakup aspek ketersediaan pangan yang mencukupi, tetapi juga keberlanjutan sistem produksi pangan yang tidak merusak lingkungan serta mendukung kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.

Ketahanan pangan berkelanjutan juga berkaitan erat dengan konsep kedaulatan pangan, yang menekankan pentingnya setiap negara untuk memiliki kontrol atas produksi, distribusi, dan konsumsi pangan secara mandiri. Dalam konteks globalisasi dan tantangan perubahan iklim, kedaulatan pangan menjadi semakin relevan sebagai upaya untuk melindungi keamanan pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor pangan dari negara lain. Dengan memperkuat sistem pertanian lokal, mempromosikan pola konsumsi yang berkelanjutan, serta mengedepankan inovasi dalam teknologi pertanian, diharapkan dapat menciptakan sebuah ekosistem pangan yang tangguh dan berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan-tantangan masa depan yang semakin kompleks dalam menjaga ketersediaan pangan bagi semua lapisan masyarakat.

Sumber:
https://tataruang.atrbpn.go.id/Bulletins/Detail/118#book2/

Konten Terkait

Back to top button